RSS

My name is Shindy Viandra Charmelita. My Purposed is being a succes people in everywhere i will stayed next day, So, here is it my BLOG,my travelling to be a succes people next day

Si Cengeng Versus Si Tegar

Menurut mbak Setiawati Intan Savitri, M.Si yang dikutip dalam bukunya "Jangan jadi perempuan cengeng" ternyata ketegaran seseorang berbanding lurus dengan optimisme yang dia milki. Optimisme adalah senantiasa berpikir positif , memiliki harapan yang baik dan keyakinan bahwa ia akan berhasil.

Menurut Dr. Aid Al-Qami, optimisme adalah cahaya. Tetaplah optimistis, meskipun ada di dalam badai. Tetaplah memiliki harapan yang baik, meskipun engkau ada di dalam sebuah suasana yang sangat menekan.

Rasa optimisme yang mendalam, akan melahirkan semangat PURSUIT OF WELL BEING yakni naluri untuk mengejar perasaan lebih sejahtera, alias gak mau nyerah begitu saja dengan kondisi yang menimpa. Dan orang-orang seperti ini, ternyata yang justru kemudian berhasil dalam lini-lini kehidupan yang lain.

Allah sendiri menyuruh kita untuk tidak berputus asa:
"Dia (Ibrahim berkata) :'Tidak ada yang berputus asa dari rahmat Rabbnya kecuali orang-orang sesat'"(Qs.AlHijr:56)

Kita semua kudu sadar bin paham, bahwa semua orang, nggak cowok, nggak cewek, memang akan diuji dengan berbagai permasalahan. Ini sunatullah! namun, justru permasalahan inilah yang akan membuat seseorang akan menjadi kuat dan cakap melakukan sesuatu. Coba lihat bagaimana bayi belajar berjalan. Pertamanya pasti akan tertatih-tatih, jatuh, bahkan terluka. Namun, jika ia berhenti mencari masalah, maka ia benar-benar nggak bisa berjalan kan?? kOleh karena itu, ketika bayi jatuh dan terluka, orang tuanya tidak akan sedih dan melarang bayinya belajar berjalan.

Otot kita akan kuat mengangkat beban dan nggak gampang sakit jika sering mengalami tekanan, yakni latihan-latihan alias olahraga perasaan. Bukankah olahraga pasticapek dan pegal?? Diawal-awal kebiasaan olahraga emang terasa se;uruh tubuh remuk. Tetapi kalau sudah terbiasa, badan akan terasa nyaman, kuat dan sehat. Justru kalau nggak olahraga jadi terasa lemah, dan gak bersemangat.

Begitu juga dengan psikologi kita, kalau nggak dilatih dengan tempaan problematika, dengan berbagai 'kesakitan', juga akan lembek, gampang sakit dan terpental meskipun hanya dengan 'pukulan' yang nggak terlalu telak.

Nah, lain lagi jika mereka yang mengalami depresi hanya karena masalah sepele. Mereka nggak berani menerjunkan diri dalam pusaran masalah, alias lari dari proses latihan yang semestinya justru akan membuat mereka bijak. Mereka suka kabur dari problem. Atau, mereka selalu memandang negatif segala sesuatu yang muncul dalam hidup kita. Pokoknya maunya yang enak-enak aja. Ibarat seorang bayi yang pingin langsung bsa berjalan tanpa harus mengalami proses jatuh bangun, luka dan kesakitan.

Orang seperti ini jiwanya kerdil, pikirannya picik, dan selalu diliputi rasa was-was dan curiga. Dia juga nggak berani menghadapi tantangan, dan persis kayak kerupuk, kelihatannya besar dan renyah, namun begitu terkena sedikit angin akan melempem dan menciut menjadi kecil. Ia biasa hidup dalam bayang-bayang orang lain, nggak punya prinsip dan selalu bergantung pada orang, alias gak bisa ngatasi permasalahan sendiri.Ini dia Si Cengeng sejati!! Orang yang sama sekali gak punya rasa optimisme.

Sangat berbeda dengan si tegar yang tak pernah lari dari masalah, meski tentu saja nggak suka bikin masalah. Ia adalah orang yang selalu berpikir dan berjiwa besar.

Ketika seseorang menganggap bahwa problematika hidup itu hanya sebuah riak-riak kecil yang justru positif untuk menempa ketegaran, maka dengan sendirinya dia akan mampu mengambil hikmah dari setiap musibah. Maka, dia dikatakan bisa berpikir besar, karena mengutamakan sesuatu yang besar yaitu tujuan hidupnya dan tidak menghabiskan pikirannya kepada hal-hal yang sifatnya kecil, yang mungkin hanya berupa kerikil kecil yang berserak di perjalanan hidupnya.

Jika orang terbiasa berpikir besar, maka ia akan memilki jiwa yang besar. Ketika ada sesorang yang menyakitinya, ia akan dengan mudah memaafkannya. Bukan justru memendam rasa sakit hati dan memikirkan cara membalas dendam yang lebih mengerikan...!!!

Menurut penelitian, memaafkan itu membuat tubuh terasa lebih rileks, dan organ-organ tubuh tak terlalu keras bekerja, sehingga dengan sendirinya tubuh akan sehat.

Luncurkan serangan sukses !!! dengan kepercayaan jujur dan tulus bahwa kita Insya Allah akan berhasil. Percayalah akan kebesaran dan tumbuhlah dalam kebesaran. Ini akan sangat membantu kita untuk mengatasi hempasan masalah yang mungkin akan menerpa kita di setiap waktu.

Hmmm...so, masalah! siapa Takut..!!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lomba Makan Pare Se-Dunia (copas dari temen)

Negeri Senyuman menyelenggarakan Lomba Makan Pare Sedunia. Lomba diikuti oleh tiga peserta yaitu Negeri Senyuman sebagai tuan rumah, Negeri Awan, dan Negeri Antah Berantah.

Lomba ini tergolong sangat sulit. Bayangkan, tiap peserta harus makan satu karung pare yang terpahit. Peserta tidak boleh keluar dari gelanggang jika pare tersebut belum dihabiskan semua. Peserta yang telah menghabiskan sepuluh buah pare, mendapat satu hadiah hiburan yang bertahap makin besar nilainya, hingga hadiah utama jika ia benar-benar mampu melahap satu karung pare itu.

Perlombaan dimulai. Peserta dari Negeri Awan tampak pucat setelah mengunyah pare pertamanya. Bahkan ia hanya mampu menghabiskan sebuah pare dan menyisakan sekarung penuh pare tanpa boleh keluar dari gelanggang.

Peserta dari Negeri Antah Berantah masih lumayan. Digigitnya pare bagiannya sedikit demi sedikit, dengan ekspresi wajah yang tak keruan. Mulutnya terus menggumam penuh keluh kesah yang tak tertahankan.

Peserta dari tuan rumah, Negeri Senyuman, tampil paling kreatif. Pare-pare itu dimasaknya menjadi santapan yang lezat. Memang sebetulnya tidak ada larangan dari panitia untuk mengolah pare itu lebih dulu, yang penting semua pare dapat masuk ke perut peserta lomba.

Sepuluh pare pertama ditumisnya, dicampur udang kecil dan cabe rawit. Sebelum dimasak, pare dilumatnya dulu dengan garam lalu dibilas, hingga makin hilang rasa pahitnya. Sepuluh pare kedua direbus dan dimakannya dengan siomay dan bumbu kacang hingga licin tandas. Aadapun sepuluh pare ketiga, diisinya dengan daging cincang lalu dikukus. Pare demi pare dihabiskannya hingga ia berhasil mendapatkan satu demi satu hadiah hiburan serta berhak menggondol hadiah utama.

Sahabat, lomba makan pare sedunia ini bagaikan masalah atau ujian hidup bagi kita. Ada tiga pilihan kita menjalaninya. Pertama, lari darinya, seperti peserta dari Negeri Awan kemudian menyisakan setumpuk persoalan yang tak terselesaikan.

Kedua, menjalani ujian dengan berat hati, seperti peserta dari Negeri Antah Berantah. Ia melalui satu demi satu ujian kehidupan dengan keluh kesah.

Ketiga, menikmati ujian seperti sang juara. Karena masalah dan ujian hidup itu adalah suatu kepastian yang harus dilalui setiap anak manusia, mengapa tak menghadapinya dengan lebih nikmat, walau sepahit apapun? Katakanlah pada setiap masalah yang menghampiri, “Selamat datang masalah, aku akan menghadapimu dengan senyuman, hingga dapat kucari solusimu dengan hati lapang dan tenang”.

Dengan sikap demikian, masalah tidak akan terlalu membuat hati kita sempit. Ujian hidup datang dan pergi sebagai konsekuensi atas eksistensi kita sebagai manusia. Menyelesaikan tiap masalah membuat kita bertambah cerdas dan dewasa sebagai bonusnya, bagaikan hadiah hiburan lomba makan pare di atas. Kita dapat memilih, untuk menjadikan masalah sebagai sesuatu yang kita nikmati. Seperti pahitnya pare yang dapat diolah menjadi tumis lezat, siomay pare, pare kukus, dan aneka makan nikmat lainnya. Selamat menikmati masalah, dengan senyuman.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tiga Kunci Sukses Memanaje Masalah (Versi Shindy Viandra Charmelita)

Sebenarnya saya adalah saya, dalam tulisan ini, saya akan mengungkap secara blak-blakan behave saya dalam menghadapi hidup ini...pertama, saya itu orangnya sabar...sabar banget, ini dia ni yang paling penting bagi seorang shindy atau nilai tambahnya shindy...dalam situasi apapun saya tetap sabar..wlwpun saya berkata demikian tak jarang loh saya kesulitan memanaje rasa sabar ini bila terus-terusan ada orang yang memfitnah saya. Masalahnya saya seorang shindy viandra charmelita adalah manusia ciptaan Allah SWT yang tidak sesempurna baginda Muhammad SAW, nah itu pasti si saya ini ada yang namanya suatu limit sabar itu sampai dimana dan sampai kondisi tertentu, ya kan?? benar gak sih?? jangan asal benar-benar aja, coba cari referensinya, hayoo!!!

Memang sih saya rasa banyak hal dalam diri saya yang membuat orang lain iri, nah..itulah dia..kadang susah lo membedakan plus memanaje rasa sabar antara sabar cobaan Tuhan pas kita melakukan kesalahan dan sabar cobaan Tuhan pas kita difitnah orang lain (dalam artian kita gak bersalah)...ni dia yang membuat aku bingung kalo kita difitnah itu gimana ya sebaiknya?? untuk menyimak jawabannya mari kita lihat paragraf selanjutnya.


nah lanjut ke point selanjutnya, point kedua saya itu suka berdoa sama Allah yang Maha Kuasa, tidak ada kuasa yang lain kecuali hanya Dialah yang bisa membanu kita, semuanya saya pasrahkan dan saya gantungkan kepada Allah sang Maha Segalanya, Allah Maha Benar, bisa melihat yang mana yang baik yang mana yang buruk. nah, ini nih yang mesti dicatet, bahwa Allah itu tidak pernah tidur. Semua kejadian dan apa yang kita kerjakan dilihat olehNya. Makanya, saran saya sih..sebaiknya jangan mencemooh atau mengejek atau menggunjing orang lain karena belum tentu orang yang kita bicarakan itu lebih jelek daripada kita, bisa jadi kan beberapa tahun kemudian dia ternyata menjadi bos kita di perusahaan X? ya kan? bisa jadi dia menjadi manajer kita saat kita bekerja, bisa jadi dia akan menjadi satu-satunya penolong kita saat kita berada pada kesulitan...semuanya tidak bisa diterka-terka..come back again hanya Allah yang tahu. Dia yang telah merancang skenario kehidupan kita.

Apalagi menggunjing nih, menggunjing itu dalam Islam sama saja dengan memakan daging saudaranya sendiri, laah trus apa bedanya dengan Sumanto (kanibal, manusia pemakan daging manusia) nah loe..apa bedanya coba?? Apalagi juga memfitnah, wah sungguh kejam, dalam riwayat hadist nabi kan ada yang menyebutkan bahwa fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan, nah sekarang apa bedanya dengan orang yang membunuh, toh lebih kejam dengan membunuh, kenapa gak skalian dibunuh aja tuh si orang yg difitnah kalo mau mau menyengsarakannya..jadi deal deh....

Ngomong-ngomong yang diatas, the third or last my behave, yaitu gak mau ngomongin kejelekann orang kecuali ada satu hal..yaitu misalnya kesel sama orang tapi kan dicari penyelesaiannya, kalo gak ada penyelesaiannya itu namanya ghibah atau menggunjing, ogah banget deh kalo sampe segitunya..makanya kawan supaya tidak menggunjing lebih baik kita cari penyelesaiannya. oke,??

Nah, tiga behave ku yg diatas itu merupakan tiga terbesar yang dimiliki oleh seorang Shindy Viandra Charmelita yang menjadi nilai plus(+)  bagi shindy sebagai pribadi yang terus memperbaiki diri.

Come Back Again, kalo ada masalah, ya ngadu aja dengan kekasih hati yaitu Allah SWT. Dia pasti akan menjawab semua masalah. Karena Dia memberikan cobaan kepada kita sesuai dengan kemampuan kita. Rabbana Laa Tuzghqullubana Ba'dal idz hadaitana wahablana min ladunka Rahmatan innaka Antal Wahhab. Ya, Allah Jangan Kau beri Kami Beban Diluar Batas Kemampuan Kami. AAMMIIIN ya Rabb,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cangkir yang cantik (secantik aku)

Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka teruju pada sebuah cangkir yang cantik. “lihat cangkir itu”, kaata si nenek kepada suaminy. “kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah ku lihat” ujar si kakek.
MyEm0.ComMyEm0.ComMyEm0.ComMyEm0.ComMyEm0.Com

Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara “terima kasih untuk perhatiannya, perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum ada seseorang pengrajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar.MyEm0.Com

Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. Stop! Stop! Aku berteriak, tetapi orang itu berkata “belum!” lalu ia menyodok dan meninjuku berulang-ulang. Stop! Stop! Teriak ku lagi. Tapi orang itu masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku kedalam perapian. Panas! Panas! Teriakku dngan keras. Stop! Cukup! Teriakku lagi. Tapi orang ini berkata “belum!”MyEm0.Com

Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir, selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum. Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan ia mulai mewarnai aku.  Asapnya begitu memualkan. Stop! Stop! Aku berteriak.MyEm0.Com

Wanita itu berkata “belum!” lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukkan aku lagi keperapian yang lebih panas dari sebelumnya. Tolong! Hentikan penyiksaan ini! sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang ini tak peduli dengan teriakanku. Ia terus membakarku. Setelah puas “menyiksaku” kini aku dibiarkan dinginMyEm0.Com

Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya, karena dihadapanku berdiri sebuah cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku.MyEm0.Com

**********************************************************************************
MyEm0.Com MyEm0.Com
Renungan:
Seperti inilah Allah swt membentuk kita. Pada saat Allah swt. membentuk kita, tidaklah menyenangkan, sakit, ppenuh penderitaan, dan banyak air mata. Tetapi inilah satu-satunya cara bagi-Nya untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan-Nya.
MyEm0.Com“anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabilah kamu jatug ke dalam ujian, sebab kita tahu bahwa ujian terhadap kita menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buaah yang matang supaya kita menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.”
MyEm0.ComApabila salah satu dari kita sedang mendapatkan ujian hidup, jangan kecil hati, karena Dia sedang membentuk anda. Bentukan-bentukan ini memang menyakitkan tetapi setelah semua proses itu selesai, anda akan melihat betapa canitknya Allah swt. membentuk andaMyEm0.Com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kedahsyatan Berpasrah

Baru kali ini aku merasakan kedahsyatan pasrah,MyEm0.Com
ternyata sesuatu yang mungkin dirasa tidak bisa dilakukan, berubah 180 derajat menjadi bisa, walaupun tidak sesempurna yang diinginkan,
tapi lumayanlah untuk tingkat dadakan.MyEm0.Com
Jadi begini ceritanya,MyEm0.Comkemaren itu aku kuliah, kebetulan hanya ada dua mata kuliah. Tak disangka-sangka kemaren saat mata kuliah pertama pada akhir jam kuliahnya kelompok kami di panggil untuk mempersentasikan makalah tugas kami, padahal kalau dipikir-pikir, tidak satu pun dari kami yang sudah belajar atau mencari referensi tentang makalah persentasi kelompok kami itu. huh, rasanya saat pak Apriansyah panggil: "selanjutnya persentasi kelompok Agus (ketua kelompok makalahku), ayo Gus maju!" , weww,,,sepertinya hatiku berbisik ya Ampun, sudahlah yang penting maju dulu ah, masalah aku bisa atau tidak biarlah, aku pasrah saja sama Allah, pasti Allah merancang ini agar aku selalu siap. MyEm0.Com Bismilahirrahmanirrahim aku pun maju (sambil bergumam ya,Allah smg aku bisa dan kupasrahkan semuanya padaMu)

Satu menit kemudian, aku maju dan kami persentasi layaknya orang sebelumnya persentasi, tapi bedanya kami mencoba menghidupkan persentasi kami dengan permainan kualitas kata-kata sebagai aku moderatornya.MyEm0.Com  Akhirnya pun semua jadi memperhatikan persentasi kami. hehe, akhirnya ku berhasil membawakannya. Walaupun tidak seperfect yang aku inginkan. Setidaknya lumayanlah.
MyEm0.Com

Jeda antara mata kuliah pertama dan kedua pun kami masukin. Sekitar 2 jaman lah, aku memanfaatkan waktu itu untuk mengerjakan tugas persentasi mata kuliah yang kedua, tidak terlalu memahami dan berkonsentrasi. Tapi apalah dikata untuk memenuhi tugas berharap tidak akan dipersentasikan hari ini. MyEm0.Comsetelah tugas kami selesai, aku pun dipanggil ketua DPMU (Dewan Perwakilan Mahasiswa Unsri) untuk membicarakan seputar web yang akan kami (aku dan kak fajar) kelola. Nah, lima menit kemudian hpku bergetar, "Shin, udah masuk kuliah, kelompok kamu persentasi pertama!", mendengar itu, akupun langsung bergegas membereskan catatan dan memasukkannya dalam tas, akupun minta izin untuk terlebih dahulu masuk kelas, dan diperbolehkan. 

Langkahku terburu-buru layaknya dikejar suatu ketakutan yang mendalam. MyEm0.ComSampai di kampus, dan masuk kelas nampaklah olehku 4 orang yang telah berdiri persentasi dan mereka adalah kelompokku. Aku langsung menyelinap masuk dalam rapinya bangku yang telah dpersiapkan mereka untukku. Pasrah ya Allah, aku yakin bisa...mudahkanlah...aaamiiin,

Untuk jawaban awal-awal  mungkin lumayanlah, tapi setelah akhir-akhir, kelompok kami diserang banyak pertanyaan yang memojokkan kelompok kami (kayaknya aku mau bales dendam ni nanti buat pertanyaan yang memojokkan kelompok lain). loh sebenarnya gak boleh sih tapi aku sedih,,karna terkesan yang menguasai persentasi kemaren hanya aku.MyEm0.Com Padahal aku belum terlalu belajar atau mendalaminya. Jadi, kalau aku salah temen sekelompokku juga ikut-ikutan salah, karena mereka menganggap aku benar. 

Tapi untuk petama alias pemanasan lumayanlah sebagai aku, aku gak tau yah berapa nilaiku..yang jelas aku tidak akan mematok segala sesuatu itu dengan nilai, terserah mau IP aku naik/turun, tapi yang penting, aku lulus dan cita-citaku tercapai. Dengan kualitas dan keprofesionalitasanku yang dicari orang. bukan dengan kualitas nilai, tapi dengan kualitas pribadi dan kepemimpinan yang baik. itu saja, tidak lebih ....mungkin itulah kata-kataku yang terakhirku sebagai aplikasi dari sikap pasrahku...
MyEm0.Com

aku sendiri jadi semakin confident jika aku harus pasrah, tentunya karna semua sudah terjadi aku tinggal ikhtiar dan berdoa, supaya selanjutnya aku semakin meningkatkan kualitasku sebagai seorang mahasiswa beprestasi.
MyEm0.Com
Allah kan maha adil, jadi kemarin itu terjadi padaku agar aku bisa lebih siaga, sabar, dan tawakal bahwa yang menentukan segala sesuatu itu hanyalah Dia, mengetahui yang Awal dan Akhir. Cukuplah Allah tempatku berserah diri.

:)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Masalah? Kenapa Takut? Kita kan Muslim, ada Allah yang Maha Adil!

Assalammualaikum, apa kabar hari ini?

Percaya gak kalo semua jalan hidup kita dari baru lahir sampe sekarang itu sudah tertulis rapi dalam Lauful Mahfuz, sang megaserver kepunyaan Allah. Jauh sebelum kita lahir ke dunia Allah sudah menentukan jalan kehidupan kita. Mulai dari kapan kita lahir ke dunia, lahir dimana, dilahirkan oleh siapa, dan terakhir sampai kpn kita hidup di dunia.

Begitupun kehidupan kita selanjutnya di dunia. Kita lahir di dunia dalam keadaan miskin, Allah mempersiapkan kita sesuatu yang adil. Orang miskin tadi diberi otak cerdas padahal orang tuanya tidak memilki keturunan otak cerdas. Lalu orang miskin itu bisa menggunakan kecerdasan untuk memperbaiki hidupnya. Sehingga tidak selamanya hidupnya itu dalam kemiskinan. Kita lahir di dunia dalam keadaan kaya, Allah pun  mempersiapkan sesuatu yang adil. Orang kaya itupun memilki kelainan pada tubuhnya yang membuat hidupnya tidak bisa sempurna. Walaupun lahir dalam lingkungan kaya, tapi hatinya tetap berzikir pada Allah karena orang itu tidak bisa menjalankan kehidupan seperti orang normal lainnya.

Sekarang, nih coba lakukan saran saya ya. Di rumah atau tempat kalian sekarang sedang membaca blok ini ada cermin? kalo ada silahkan hadapkan muka kalian ke cermin itu. Dan mulailah mengingat, aku dilahirkan dalam keadaan yang mana ya? apakah aku sudah cukup bersyukur dalam hidup, menjadi manusia normal yang bisa melihat, berkarya. Diantara kalian ada yang memikirkan masalah saat kalian  melihat wajah anda dalam cermin. "Ya, Ampun Allah...aku sudah semakin bertambah besar tapi apa yang aku hasilkan selama ini??? , Astaga,,,aq belum dapat jodoh..!, ya Tuhan apa salah hamba sampai kau berikan masalah besar dalam hidupku??, astaga wajahku rusak gara-gara kecelakaan motor kemarin, ya ampun...kenapa wajahku,,,,,banyak jerawatnya(gubrak)hehe,," nggak, nggak...pasti setiap melihat wajah kita sendiri ada kesan mendalam yang tertanam dalam pikiran kita.

Coba kita pikir lagi ya, apakah kebahagiaan yang kita dapatkan semenjak kita lahir lebih sedikit dari masalah yang menerpa kita sekarang?? masalah yang menerpa kita tidak sebanding dengan kebahagiaan yang kita dapatkan semenjak lahir. Sekarang, bagaimana cara kita menghadapi  masalah ini. Caranya cukup satu kata kunci yaitu sabar. Allah itu kan bersama orang-orang yang sabar. Sudah dikatakan tadi diatas kan...Allah itu maha Adil. Kita diberi masalah supaya kita tetap mengingat Allah. Setelah kita dapat melewati masalah itu yang terpenting adalah seberapa kuat kita bangkit. Orang-orang sukses memulai kariernya saat mereka diterpa masalah besar, misalnya difitnah dan masuk penjara. Lalu, mereka membuktikan karya besarnya dalam jeruji besi kamar mereka.

Lalu, apakah kita sudah bangkit? sudah membuktikan karya besar? kalau belum raihlah. Masih banyak kesempatan, peluang yang akan kita raih sesudah itu. Yang lalu biarlah berlalu, jangan pikirkan lagi, lupakan dan mulailah dengan kertas kosong yang baru. Tulislah kertas kosong itu dengan prestasi, karya yang membanggakan. Orang yang sukses itu orang yang bisa bangkit dari kegagalan yang ia alami.

Balik lagi nih ke inti masalah pada saat kita melihat wajah kita di cermin. pernyataan pertama sudah terjawab, coba ingat berapa tinggi anda? ...wah, sudah besar ya anak mama, tapi apa karya kita? apa yang bisa kita banggakan dari tinggi badan kita?? apakah prestasi dan karya kita sudah sepatutnya tinggi juga sesuai dengan tinggi badan kita yang terus naik?? tak berarti tinggi badan tanpa peningkatan prestasi...ayo sama-sama tunjukkan karya terhebatmu, prestasi tertinggimu, , ,kalau kalian tidak mau..ya sudah aku yang duluan ya..tunggu aku ya, suatu saat aku bisa dapatkan karya itu. (inget the secret? buku motivasi itu loh? karena aku yakin aku pasti menemukan karya terhebatku, aku yakin itu pasti akan terjadi padaku) ayo siapa yang duluan mau berkarya??

Lanjut, pernyataan kedua "aku belum dapet jodoh", wah kalo masalah yang ini cukup sensitif ya bagi muslimah. Kalau aku sendiri sih gini, kan tadi uda dijelasin kalo takdir atau jalan hidup kita itu sudah ditulis dalam Lauful Mahfuz Megaserver Allah jauh sebelum kita lahir didunia, nah entah halaman berapa bab berapa dan seri keberapa pasti disitu tertulis siapa nama jodohku, dan kapan aku mendapatkannya(menikah). makanya, aku nggak khawatir gak laku. Allah yg lebih tau (kembali lagi ke the secret, kalo yakin pasti terjadi), masak sih kita meragukan Allah?? gitu aja prinsipku. malah ada yang cerita sama aku ya, mereka nikah muda malah gak harmonis, itu kan artinya Allah itu merancang secantik mungkin supaya saat kita dapet jodoh trus menikah kelak akan lebih bahagia pada saat yang tepat. Jadi intinya belum dapet jodoh itu bukannya gak laku, tapi belum waktunya untuk bahagia bersama jodoh kita, kita akan bahagia dengannya pada saat dan waktu yang tepat. Yaitu pada hari x tanggal x bulan x tanggal x. sebuah misteri yang tak dapat kita tebak.

Nah, terkhir pernyataan "duh kenapa aku terlahir dengan wajah jelek seperti ini ya!" huhu sedih dengernya. Secara tidak langsung kan mengejek si pembuat wajahnya yaitu Allah. Apa ndak malu..udah beruntung diciptain, tapi masih nawar minta wajah cantik, ganteng,d el el. Walaupun wajah tidak cantik atau ganteng kita masih tetap bernafas kan? tunjukkan inner beautymu kalau itu yang terjadi pada dirimu, inner beauty itu akan menutupi wajahmu yang penuh jerawat itu...inner beauty membuat kita bisa menyentuh hati orang lain. Dengan sendirinya, wajah kita akan cantik secantik malaikat yang menulis posing ini hehe,,(narsis.com).

At Last, ayo kali ini untuk terakhir kalinya hadapkan wajah mu ke cermin, satu dua tiga ayo tersenyum...! (yang lebar ya, tenangin hati yang menunjukkan kesabaran dan keelegananmu sbg orang muslim)
tersenyumlah mengingat semua kebahagiaan yang kamu dapat, tenangin hatimu. Allah itu sayang sama kita makanya kita dapat ujian, yang berat lagi(gak tanggung-tanggung).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Puisi Hati

Belajar menikmati


bkn hny mensyukuri

MyEm0.Com

tdk ada goresan luka yg membuat perih


sesaat,ternyata utk mmbenahi diri...

ujian mmg tak hanya hari ini


masih ada pagi ini atau esok pagiMyEm0.Com

pasti sllu ditemani sedih 
membiakkan kecil hatiMyEm0.Com

lagi-lagi...alasan manusiawi!
MyEm0.Com

Terkupas tuntas olh suatu malam hari


tatkala orang masih bermimpiMyEm0.Com


Rukuk sujud,bercinta dg kekasih sejati


disanalah..saat melepas diri..dr tirani kilatan duniawi


teringat semua karunia Ilahi..


Ah...Buat apa bkecil hati.. Krn surga mjd janji!MyEm0.Com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS